|
Himpunan Mahasiswa Program Studi Fisika telah mengadakan
kompetisi dan eksibisi fisika
Neo Newton
Science Exhibition 2012 tingkat nasional yang diselenggarakan pada tanggal
17-18 Februari 2012. Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Pius
Sugeng Prasetyo, Ph.D. dan diikuti oleh 106 peserta (53 tim) dari berbagai kota yaitu Bandung, Jakarta, Surabaya, Cirebon,
Malang, Bandar Lampung, dan Tarakan.
Kompetisi ini terdiri dari kompetisi utama dan acara-acara pendamping.
Pada kompetisi utama peserta harus mengikuti babak penyisihan berupa soal pilihan
ganda dan esai, peserta yang lolos masuk ke babak soal peragaan, dan pada
akhirnya disaring kembali untuk masuk babak final. Pada babak final tahun ini
peserta diminta untuk merancang dan membuat alat pendeteksi banjir sederhana.
Acara pendamping tahun ini terdiri dari kompetisi kreasi
alat dan seminar guru. Pada kompetisi kreasi alat, peserta membuat alat peraga
fisika dari bahan-bahan sederhana, kemudian dipamerkan. Seminar guru ditujukan bagi
para guru pendamping yang dipandu oleh dosen Program Studi Fisika Drs. Janto
Vincent Sulungbudi.
Setelah melalui
perjuangan yang cukup berat 5 tim berhasil masuk ke babak final dan akhirnya
didapatkan pemenang tahun ini yaitu: Juara 1 dari SMA Negeri 3 Bandung (Wildan Arbeno Yusuf & Muhammad Zaki), Juara 2
dari SMA Kristen 2 Bina Bakti Matius Bandung (Nathania
Gracia Hastuti & Christian Alexander Listiyanto), Juara 3 dari SMA
Katolik St. Louis Surabaya (Kurniawan Susanto
& Andy Leonardo), Juara Harapan 1 (Arvin
Wiguna & Kevin Yonathan) dan Juara Harapan 2 (Ghina Khairesra & Diantika Rifani) dari SMA Negeri 3 Bandung.
Untuk babak
kreasi alat telah dinilai dan diberi penghargaan kepada para pemenang yaitu: Juara
1 dari SMA Santo Aloysius (Natanael Ivan & Karl
Octaviano), Juara 2 dari SMA Santo Albertus Malang (Himawan Wicaksono Winarto),
Juara 3 dari SMA Santo Aloysius (Craven
Arden Liman & Andre), Juara Harapan 1 dari SMAK 1 BPK Penabur (Ridwan Magasi S.
& Candra Harja), dan Juara Harapan 2 dari SMAN 1 Tarakan (Wahyu Setiawan
& Tony Chandra).
kembali ke indeks berita
|