|
TIM UNPAR BERHASIL MENJUARAI LOMBA RANCANG PABRIK TINGKAT NASIONAL
(LRPTN) 2012.

Lomba Rancang Pabrik Tingkat
Nasional (LRPTN) adalah event terbesar tahunan yang diselenggarakan oleh Teknik
Kimia ITB bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB(Himatek ITB).
Di tahun ke -12 ini,LRPTN 2012 mengusung tema “ “PENGEMBANGAN INDUSTRI BAHAN
KIMIA ADI DAN KHUSUS (FINE AND SPECIALTY CHEMICAL) SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI
INDUSTRI INDONESIA”
Lomba diadakan bertujuan untuk mewadahi
kalangan akademisi Teknik Kimia, untuk mencurahkan ide dan pemikiran sebagai
upaya untuk pengembangan industri bahan kimia adi dan khusus.
Bahan kimia adi dan khusus yang
umumnya diproduksi dalam jumlah relatif kecil dan bernilai ekonomi tinggi,
memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia
untuk berkreasi mengolah bahan baku
yang melimpah. Dalam mewujudkan industri yang ekonomis, teknologi hijau juga
menjadi salah satu aspek yang tidak boleh dilupakan dalam pembangunan sebuah
pabrik.
Industri yang berbasiskan
teknologi hijau diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan tidak
memberikan dampak buruk bagi generasi di masa mendatang.
Pada kesempatan ini, UNPAR ikut serta dalam 2 kategori yang dipertandingkan
dan mengirimkan 2 Tim untuk masing-masing kategori. Tim dari UNPAR berhasil
menyabet juara I dan II pada
Kategori A :
Pemanfaatan
Sumber Daya Alam Indonesia Melalui Pengembangan Produk Bahan Kimia Adi
Berbasiskan Teknologi Hijau.
Pada
kategori A ini, peserta diharapkan dapat memecahkan masalah yang sedang terjadi
dengan merancang sebuah pabrik bahan kimia adi. Bahan kimia adi atau
fine chemical adalah produk kimia yang
volume produksinya kecil, dengan tolok ukur kualitas komposisi kimia.
Pengembangan bahan kimia adi diharapkan dapat meningkatkan nilai guna sumber
daya lokal dan mendorong Indonesia untuk dapat bersaing dengan industri luar
negeri.
Tim I
UNPAR terdiri atas Shierin, Henny Sunjaya dan Christine Saputra mengusung tema
:
Pabrik Isolasi Klorofil
Berbahan Baku Limbah Daun Singkong
berhasil meraih nilai tertinggi yaitu 84,72 dan tim II UNPAR yang terdiri
atas
Ricky Tanu Pinawan,Winnie Teddyono
dan Yuliani
dengan tema :
Perancangan Pabrik Sorbitan Monooleat dari RBD Palm Oil berhasil
meraih nilai 83,24. Di posisi juara ke-3 berhasil ditempati oleh tim dari ITB dengan
tema :
Pabrik Xylitol dari Tandan Kosong
Kelapa Sawit dengan raihan nilai 81.62. Ide dan inovasi produk yang
ditawarkan oleh Tim UNPAR menjadi alasan kuat diraihnya juara I dan II ini.
Pengumuman pemenang lomba dilakukan pada hari Kamis 26 April 2012 bertempat
di kampus ITB.
Pada akhirnya, inovasi dan ide-ide perancangan pabrik yang dihasilkan
dalam LRPTN 2012 diharapkan dapat direalisasikan menjadi suatu pabrik nyata sehingga
dapat menjadi awalan yang sangat baik
bagi perkembangan industri di Indonesia, dan
juga
untuk mewujudkan Indonesia yang
mandiri dalam memproduksi barang-barang tepat guna.
kembali ke indeks berita
|