Ubah ke Bhs. Indonesia RSS Feed Kontak Kami Home UNPAR
 
   
   UNPAR     Google    
 
Sabtu, 25 Mei 2013
 
 
     
 
Lembaga Penjaminan Mutu
 
kembali
 
     
 





 
UNPAR | Universitas Katolik Parahyangan
     
 
LINK
e-Learning
e-Learning UNPAR

Webmail UNPAR
Webmail UNPAR

Bursa Tenaga Kerja
Pendidikan Berkelanjutan

Kursus dan Pelatihan
Pendidikan Berkelanjutan

Toefl iBT Test Center
Pendidikan Berkelanjutan

Beasiswa Dana Lestari
Dana Lestari

Pencarian Buku Online
Online Public Access Catalogue

Ikatan Alumni
www.ika-unpar.or.id

PPA
Program Pendidikan Profesi Akuntansi

Brevet Pajak - USKP Review
Tax Center

BTI
Biro Teknologi Informasi
 
Lembaga Penjaminan Mutu
Printer-friendly



Membudayakan mutu di dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi demi mempertahankan reputasi

Dilandasi kesadaran bahwa keberadaan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kini dan masa mendatang sangat tergantung dari mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi oleh Unpar, maka pada tanggal 14 Oktober 2005 diselenggarakan Semiloka “ Quality Assurance” di Aula Universitas Katolik Parahyangan, Jalan Merdeka 30, Bandung   dengan mengundang pembicara Prof. Dr. Johannes Gunawan, SH, LLM (dosen tetap Fakultas Hukum Unpar) yang menyampaikan topik Pedoman Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, serta Dr. Ir. Toni Atyanto Dharoko, M.Phil (Kantor Jaminan Mutu Universitas Gajah Mada).

Sebagai kelanjutan dari komitmen untuk menjamin mutu Universitas Katolik Parahyangan, Pengurus Yayasan Unpar mengambil kebijakan untuk merancang, menetapkan, dan melaksanakan suatu sistem pengelolaan mutu Unpar, yang disebut Sistem Penjaminan Mutu – Universitas Katolik Parahyangan, disingkat SPM-Unpar.

Untuk melaksanakan perancangan SPM-Unpar, Pengurus Yayasan telah membentuk sebuah Tim SPM-Unpar yang para anggotanya terdiri atas unsur-unsur Pengurus Yayasan Unpar, Senat Universitas, dan Pimpinan serta staf Universitas. Tim SPM-Unpar mulai bekerja pada medio tahun 2006, dan pada bulan Oktober 2007 telah menyelesaikan 2 Buku, masing-masing berjudul Buku I Tentang Garis Besar Kebijakan SPM-Unpar, dan Buku II Tentang Manual SPM-Unpar. Kedua Buku tersebut, khususnya Buku II, telah dapat digunakan oleh penentu standar yaitu Pengurus Yayasan Unpar dan Universitas untuk merumuskan dan menetapkan substansi dari 136 standar turunan yang dijabarkan dari 17 standar (termasuk 8 standar minimal nasional, sebagaimana ditetapkan dalam PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan). Setelah substansi standar turunan ditetapkan, maka berbagai dokumen sebagai alat pengendali pelaksanaan SPM-Unpar dirancang dan ditetapkan.

Pada bulan September 2008, Tim SPM-Universitas Katolik Parahyangan telah berhasil menyelesaikan Buku III yaitu Standar di dalam SPM-Unpar.   Bersamaan dengan proses penyusunan Buku IV yang berisi borang/formulir yang diperlukan di dalam SPM-Unpar, buku Standar telah mengalami perubahan setelah melalui sejumlah lokakarya SPM-Unpar.

Kegiatan lokakarya dan sosialisasi SPM-Unpar kepada seluruh pemangku kepentingan internal Unpar telah dilakukan antara lain pada tanggal 5 Juli 2008 (dengan pembicara Prof. Dr. Johannes Gunawan SH, LLM, dosen tetap Unpar), 18-20 Maret 2010, 26-28 Juli 2010, dan 13 Januari 2011.  Di dalam lokakarya tanggal 13 Januari 2011, pembicara yang hadir ke Unpar adalah Prof. Satria Bijaksana (menyampaikan Model Implementasi SPMI di ITB), Dr. Ir. Retno Indrati (menyampaikan Teknik Pelaksanaan Manajemen Mutu di UGM), dan Tumpal Siregar, MBA (menyampaikan Kinerja Pendidikan Tinggi berbasis Malcolm Baldrige Criteria).

Sebagai salah satu bentuk keberhasilan pelaksanaan SPM-Unpar, pada bulan April 2008 Unpar memperoleh Sertifikat Akreditasi Institusi dengan peringkat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, serta pada bulan Oktober 2008 memperoleh Piagam Penghargaan Nomor 3512/D/T/2008 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atas keberhasilan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi.

Untuk lebih meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan  SPM Unpar, pada bulan Januari 2011 dibentuk Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang dipimpin oleh Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D.   Dalam perkembangan selanjutnya,   Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D.   diangkat sebagai Rektor Universitas Katolik Parahyangan dan Kepala LPM dijabat oleh Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D.

Pada tanggal 2 April 2012, Rektor Universitas Katolik Parahyangan mencanangkan secara resmi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unpar di seluruh unit kerja yang menandai semakin tingginya kesadaran berbudaya mutu di seluruh komunitas Universitas Katolik Parahyangan.   Sebagai kelanjutan dari pencangan implementasi SPMI tersebut, pada tanggal 11 Juli 2012 dan 5 September 2012 telah dilaksanakan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) yang diikuti oleh calon-calon Auditor yang berasal dari dosen tetap Unpar. Dari kedua pelatihan tersebut telah dihasilkan 26 Auditor Mutu Internal.   Selanjutnya, pada tanggal 24 Juli 2012, LPM menyelenggarakan Sosialisasi AMI yang diiktui oleh seluruh pimpinan unit kerja di Unpar. Adanya Auditor Mutu Internal ini sejalan dengan amanat Undang-undang RI Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 52, dimana penjaminan mutu pendidikan tinggi dilaksanakan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar.   Auditor Mutu Internal di bawah koordinasi Lembaga Penjaminan Mutu Unpar melakukan fungsi evaluasi di dalam SPMI Universitas Katolik Parahyangan.

 

     
 
Login Mail  user login
Login Web  user login
 
     
 
Info
Untuk Calon Mahasiswa
Untuk Orang Tua
 
     
 

International Architecture Seminar and Architecture Project Exhibition






 
     
 

AGENDA
International Architecture Seminar and Architecture Project Exhibition
selengkapnya

Temu Alumni dan Seminar FE UNPAR
selengkapnya

KALENDER
Periode 2012/2013
selengkapnya

Periode 2011/2012
selengkapnya

 


UNPAR | Universitas Katolik Parahyangan
Jalan Ciumbuleuit 94, Bandung 40141 Indonesia
ph. 022-2032655 ext 114
humas@unpar.ac.id
 
Anda Pengunjung ke : 3.055.194
copyright © 2007 - 2012 UNPAR
best view using Mozilla, I.E 6.0 with resolution 1024x768